DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
Abstract
Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa Indonesia dan membawa perubahan besar pada praktik berbahasa sehari-hari. Meskipun demikian, sejumlah kajian terdahulu masih berfokus pada gejala bahasa gaul secara umum dan belum banyak yang mengaitkannya secara khusus dengan kemampuan berbahasa Indonesia baku di lingkungan akademik mahasiswa, sehingga terdapat kesenjangan antara fenomena penggunaan bahasa informal di media sosial dan tuntutan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dampak intensitas penggunaan media sosial terhadap kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa, baik dalam ragam lisan maupun tulisan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap tulisan mahasiswa di media sosial dan tugas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memberikan dampak ganda, yaitu dampak negatif berupa penurunan ketepatan ejaan, tata bahasa, dan kosakata baku akibat kebiasaan menggunakan bahasa gaul dan campur kode, serta dampak positif berupa peningkatan kreativitas berbahasa dan keberanian berekspresi. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya penguatan literasi digital dan pembiasaan berbahasa Indonesia baku sejak dini agar mahasiswa mampu memilah ragam bahasa sesuai konteks penggunaannya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahrul Ramadhan, Nabila Ramadhani, Nurfaisa Nurfaisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





This work is licensed under a