ANALISIS DESKRIPTIF DOMINASI BAHASA GAUL SEBAGAI PENOLAKAN BAHASA BAKU PADA TIKTOK
Keywords:
Bahasa Gaul, Bahasa Indonesia Baku, Tiktok, Sosiolinguistik, Media SosialAbstract
TikTok adalah salah satu ruang digital dalam komunikasi dan informasi yang mempercepat terjadinya perkembangan bahasa gaul dalam kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Penelitian mengenai bahasa gaul dalam media sosial TikTok umumnya hanya mendeskripsikan hanya bentuk bahasa, sedangkan penelitian yang mengukur tingkat dominasinya pada bahasa Indonesia baku masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dominasi penggunaan bahasa gaul dalam media sosial TikTok sebagai bentuk penolakan secara implisit terhadap bahasa Indonesia baku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi pada 25 video TikTok sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Data penelitian berupa kata dan frasa diklasifikasikan ke dalam kategori bahasa gaul dan bahasa Indonesia baku sesuai dengan KBBI, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul lebih mendominasi penggunaan bahasa dengan frekuensi 525 kata dengan presentase (77,78%), sedangkan bahasa Indonesia baku sebanyak 150 kata dngan presentase (22,22%). Adapun bentuk bahasa gaul yang mendominasi pada penggunaan bahasa gaul, bahasa yang paling dominan ialah pemendekan kata (36,00%) diikuti akronim (32,38%), campur kode (18,67%), istilah kreatif (10,10%), dan metatesis (2,86%). Dominasi inilah yang menunjukkan kecenderungan pengguna lebih mengutamakan bahasa gaul dalam komunikasi digital sehingga diperlukan penguatan literasi kebahasaan dalam menjaga penggunaan bahasa Indonesia baku sesuai konteks.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abd Rahim, Eka Nur Chaktya Panca Junia Junia, Rosdiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





This work is licensed under a